Sharing Session Pentingnya Portal Data Anggaran

09/09/2016 15:36:58

Open Budget Index (OBI) 2015 kembali diluncurkan oleh International Budget Partnership (IBP) dan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) untuk menunjukan indeks Transparansi Anggaran di Indonesia. Indonesia mengalami penurunan nilai dari skor 62 (tahun 2012) menjadi 59 (tahun 2015). Penurunan ini disebabkan karena data Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) yang tidak dipublikasikan oleh Badan Kebijakan Fiskal.

Sehubungan dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Anggaran bersama dengan FITRA dan Centro de Analisis e Investigacion (FUNDAR) mengadakan Sharing Session di Ruang Rapat Achmad Rohjadi Gedung Soetikno Slamet pada hari Selasa (29/09). Pembahasan diskusi diawali dengan paparan mengenai pentingnya portal data anggaran yang disampaikan oleh Ahmad Taufik, Pemimpin Redaksi info-anggaran.com FITRA.

Dalam pemaparan tersebut disampaikan bahwa Pemerintah Indonesia telah memiliki komitmen mengenai transparansi didukung dengan adanya Undang Undang No 14 Tahun 2008 mengenai Keterbukaan Informasi Publik. Sedangkan untuk transparansi anggaran, FITRA membuat terobosan baru berupa portal informasi anggaran yang dapat diakses di info-anggaran.com.

Menurut Ahmad Taufik, terciptanya portal ini untuk menepis anggapan bahwa anggaran itu sulit dimengerti. Portal info-anggaran memiliki fitur-fitur yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat, di antaranya terdapat fitur Peta Anggaran serta kuis dan games yang menarik.

Pemaparan kedua dibawakan oleh Diego de la Mora dari Centro de Analisis e Investigacion (FUNDAR) Meksiko. Materi yang disampaikan adalah mengenai perbaikan informasi fiskal yang dilakukan oleh Pemerintah Meksiko. Salah satu elemen penting dalam strategi penyampaian informasi adalah koordinasi antara Pemerintah dengan organisasi masyarakat. Informasi yang disampaikan sebaiknya disesuaikan pula dengan kebutuhan penggunanya.


Open Budget Index (OBI) in 2015 re-launched by the International Budget Partnership (IBP) and the Indonesian Forum for Budget Transparency (FITRA) to indicate the Budget Transparency Index in Indonesia. Indonesia experienced a decline in value of a score of 62 (in 2012) to 59 (2015). This decrease is because the data Macroeconomic Framework and Fiscal Policy Principles (KEM PPKF) were not published by the Fiscal Policy Office.

In this regard, the Directorate General of Budget along with FITRA and Analysis e Centro de Investigacion (FUNDAR) Sharing Session held in Meeting Room Slamet Achmad Rohjadi Soetikno Building on Tuesday (29/09). The discussion begins with a discussion of the importance of exposure data portals budget submitted by Ahmad Taufik, Editor info-anggaran.com FITRA.

In the presentation was submitted that the Government of Indonesia has a commitment for transparency is supported by the Law No. 14 of 2008 on Public Information. As for the budget, FITRA make new breakthroughs in the form of budget information portal that can be accessed at info-anggaran.com.

According to Ahmad Taufik, the creation of this portal to dismissed the notion that the budget was difficult to understand. Portal info-budget has features that can be easily accessed by the public, of which there are features Map Budget as well as quizzes and games interesting.

The second exposure performed by Diego de la Mora of Centro de Investigacion e Analysis (FUNDAR) Mexico. Material presented is about the improvement of fiscal information by the Government of Mexico. One important element in the information delivery strategy is the coordination between the Government and civil society organizations. The information presented should be adjusted to the needs of its users.

Eselon I Kementerian Keuangan