Workshop Fiscal Openness Working Group Mexico

07/09/2016 17:45:06

Babak baru dalam publikasi data anggaran semakin terbuka setelah Direktur Jenderal Anggaran menandatangani letter engagement pada tanggal 24 Maret 2016. Salah satu point letter engagement menyebutkan komitmen Indonesia untuk terus berupaya meningkatkan transparansi anggaran. Indonesia yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan akan terus dilibatkan dalam pembahasan mengenai berbagai upaya meningkatkan transparansi anggaran, partisipasi publik, dan tanggung jawab pemerintah dalam kebijakan anggaran.

Serangkaian kegiatan disusun untuk mendukung upaya ini. Global Initiative for Fiscal Transparency (GIFT), pada tanggal 4 - 5 April 2016 menyelenggarakan workshop bertajuk Fiscal Transparency Portal Implementation Strategy and Open Data. Indonesia dan beberapa negara seperti Colombia, Paraguay, Dominican Republic, Tunisia, Uruguay, South Africa, Peru, Morocco, El Salvador hadir dalam workshop yang diselenggarakan di Mexico ini.

Masalah publikasi data anggaran menjadi topik utama untuk melihat transparansi anggaran dari berbagai sudut pandang baik dari sisi teknis maupun teknologi informasi yang digunakan. Dalam BOOST Initiative(World Bank) bahkan disebutkan tentang pentingnya tool yang dipakai dalam sebuah portal data anggaran sehingga dapat menampilkan data anggaran yang user-friendly.

Dalam workshop ini, delegasi Indonesia diwakili oleh Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Purwiyanto, Kepala Sub Direktorat Data dan Dukungan Teknis Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Wawan Sunarjo, Kepala Seksi Data dan Informasi APBN I G. A. Krisna Murti Rs, dan Seknas Fitra Yenti Hidayat. Delegasi Indonesia memaparkan beberapa hal terkait usaha-usaha yang telah dilakukan untuk mendukung transparansi anggaran, diantaranya adalah publikasi dokumen Nota Keuangan, UU APBN, Perpres tentang Rincian APBN, Informasi Anggaran (d/h Budget in Brief), Infografis Pelaksanaan APBN, dan dokumen anggaran lainnya.

Salah satu keputusan penting dalam workshop ini adalah perlunya disusun serangkaian rencana untuk membangun sebuah portal data anggaran yang mudah diakses dan dimengerti oleh publik. Terkait hal ini, pembangunan portal data anggaran merupakan target pada tahun 2016. Portal data anggaran nantinya akan menampilkan data series anggaran dari waktu ke waktu. Hal terpenting yang perlu dibangun dalam portal data anggaran bukan hanya terletak pada kemudahan publik dalam mengakses portal data anggaran dan kemudahan untuk mengunduh data, tapi bagaimana data anggaran tesebut dapat dimengerti oleh publik.

Mexico dan beberapa negara lainnya juga berbagi pengalaman dalam implementasi portal data anggaran. Salah satu hal yang dipaparkan adalah bagaimana mengkoordinasikan berbagai data anggaran yang tersebar di kementerian untuk kemudian dijadikan satu portal data. Mereka memanfaatkan teknologi geo-location untuk menunjukkan sebaran data anggaran di berbagai daerah, dan menyediakan sarana komunikasi antara pemerintah dan publik (masyarakat). Metode ini terbukti efektif untuk memperbaiki kualitas kebijakan anggaran. Desain grafis yang berkualitas turut mendukung keindahan tampilan portal data sehingga menarik minat publik untuk melihat dan mengakses informasi tentang anggaran.

Tahun 2016 ini Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Workshop “Fiscal Transparency Portals : Dialogue for a Friendly and Meaningful Outcome”. Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 13-14 September 2016.


A new round in the publication of the budget data more open after the Director General of Budget signed an engagement letter on March 24, 2016. One point engagement letter mentions Indonesia's commitment to continue working to improve budget transparency. Indonesia, represented by the Directorate General of Budget, Ministry of Finance will continue to be involved in a discussion of the various efforts to improve budget transparency, public participation, and responsibility of the government in budget policy.

A series of activities are being organized to support this effort. Global Initiative for Fiscal Transparency (GIFT), on 4 - 5 April 2016 organized a workshop entitled Implementation Strategy Fiscal Transparency Portal and Open Data. Indonesia and some countries such as Colombia, Paraguay, Dominican Republic, Tunisia, Uruguay, South Africa, Peru, Morocco, El Salvador attended the workshop which was held in Mexico this.

Publication of data on budget issues became the main topic to see the transparency of the budget from various viewpoints both in terms of technical and information technology used. In BOOST Initiative (World Bank) even mentioned about the importance of a tool used in the budget data portal that can display data that is user-friendly budget.

In this workshop, the Indonesian delegation was represented by the Assistant of Minister of Finance for State Expenditure, Purwiyanto, Head of Sub Directorate of Data and Technical Support, Wawan Sunarjo, Head of Data Analysis and Budget Information IGA Krisna Murti RS, and the Secretariat Fitra Yenti Hidayat , The Indonesian delegation explained several matters related to the efforts that have been undertaken to support budget transparency, including the publication of the Financial Note document, the State Budget Law, the regulation about the details Budget, Budget in Brief, Infographics Implementation of the state budget, and the budget document more.

One of the important decisions in this workshop is the need for structured series of plans to build a portal that budget data accessible and understandable to the public. Related to this, the data portal development budget is targeted in 2016. The budget data portal will display the data series over time budget. The most important thing that needs to be built into the budget data portal not only lies in the public convenience in accessing budget data portal and the ease to download the data, but how data tesebut budget can be understood by the public.

Mexico and several other countries also shared their experiences in the implementation of the budget data portal. One thing that is presented is how to coordinate the various budget data are scattered in the ministry's then used as a portal data. They utilize geo-location technology to show the distribution of budget data in various areas, and provide a means of communication between the government and the public (community). This method proved to be effective to improve the quality of budget policy. Quality graphic design that contribute to the beauty of the display data portals that attract the public to view and access information about the budget.

2016, Indonesia will host in the implementation of the workshop "Fiscal Transparency Portals: Dialogue for a Friendly and Meaningful Outcome". This event will be held on 13-14 September 2016.

Eselon I Kementerian Keuangan