Anggaran Kesehatan

Pemerintah berkomitmen untuk memenuhi alokasi anggaran kesehatan sebeser 5% dari belanja negara, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Anggaran kesehatan tahun 2019 diarahkan untuk : (1) percepatan peningkatan kepesertaan; (2) peningkatan akses dan kualitas layanan program JKN; (3) mendorong supply side melalui sinkronisasi pemerintah pusat dan daerah; (4) mendorong pola hidup sehat melalui Germas; (5) peningkatan nutrisi ibu hamil, menyusui dan balita, serta imunisasi; (6) percepatan penurunan stunting melalui skema Program for Result (PforR); dan (7) pemerataan akses layanan kesehatan melalui DAK Fisik dan pembangunan rumah sakit di daerah menggunakan skema KPBU.

The government commit to fulfill a health budget allocation of 5% of state expenditure, as mandated in Law Number 9 of 2009 on Health. The 2019 health budget is directed to: (1) accelerating the participation increasing ; (2) improving access and quality of services for the JKN program; (3) encouraging the supply through synchronizing of the central and regional governments; (4) encouraging healthy living through Germas; (5) improving nutrition of mothers who pregnant and lact, toddler, and immunization; (6) accelerating stunting reduction through the Program for Result (PforR) scheme; and (7) doing equitable access to health services through Physical DAK and the construction of hospitals in the regions using PPP schemes.

Data and Resource

Anggaran Kesehatan, 2010-2020.xlsx



Informations :


Created Date
Updated Date
Jumat, Juli 12, 2019
Publisher
Direktorat Penyusunan APBN
References
Nota Keuangan dan APBN

Eselon I Kementerian Keuangan